Kabar Baik untuk Jemaah: Visa Umrah Multiple Entry Berlaku 365 Hari
Visa Umrah Kini Berlaku Setahun, Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
Kabar baik bagi umat Islam yang ingin lebih fleksibel merencanakan ibadah umrah: Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah kini menghadirkan visa umrah multiple entry, yang memungkinkan jemaah bepergian umrah berkali-kali tanpa harus mengajukan visa baru setiap kali berangkat. Berbeda dari visa umrah sebelumnya yang hanya berlaku untuk satu kali perjalanan, visa terbaru ini punya masa berlaku hingga 365 hari sejak diterbitkan.
Apa Itu Visa Umrah Multiple Entry?
Berdasarkan informasi yang dikutip dari Gulf News, visa umrah multiple entry memberi kesempatan bagi pemegangnya untuk keluar masuk Arab Saudi beberapa kali selama masa berlaku visa tersebut. Meski begitu, setiap kali melakukan perjalanan, jemaah tetap wajib memperoleh izin pelaksanaan umrah melalui aplikasi Nusuk. Perlu dicatat juga bahwa visa ini tidak berlaku selama musim penyelenggaraan ibadah haji, dan hanya bisa digunakan untuk perjalanan umrah di luar periode tersebut.
Fitur Utama Visa Umrah Multiple Entry
Beberapa kemudahan yang ditawarkan visa jenis ini antara lain:
- Berlaku selama satu tahun penuh (365 hari) sejak diterbitkan.
- Dapat digunakan untuk beberapa kali masuk ke Arab Saudi.
- Total masa tinggal maksimal mencapai 90 hari secara kumulatif.
- Terbuka bagi umat Islam dari berbagai negara yang memenuhi persyaratan.
- Pemohon wajib membeli paket layanan umrah resmi melalui platform Nusuk.
- Izin pelaksanaan umrah tetap harus diterbitkan lewat aplikasi Nusuk sebelum setiap keberangkatan.
- Visa akan dinonaktifkan begitu jemaah meninggalkan Arab Saudi, dan baru bisa digunakan kembali setelah seluruh persyaratan untuk perjalanan berikutnya dipenuhi.
- Tidak berlaku untuk perjalanan selama musim haji.
Syarat Mengajukan Visa
Visa ini terbuka bagi umat Islam dari seluruh dunia yang memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi. Syarat utamanya adalah membeli paket layanan umrah resmi melalui platform Nusuk. Setelah paket dipilih dan pembayaran diselesaikan, proses pengajuan visa dapat dilanjutkan melalui penyelenggara perjalanan umrah resmi.
Cara Mengajukan Visa Umrah Multiple Entry
Berikut tahapan pengajuannya:
- Memesan paket umrah melalui Nusuk: Jemaah memilih salah satu paket layanan resmi yang tersedia Paket Standar, Paket Premium, atau Paket Mewah. Umumnya paket ini sudah mencakup pengurusan visa umrah, asuransi, hotel, transportasi (termasuk transportasi darat selama di Arab Saudi), serta konsumsi.
- Mengajukan permohonan visa: Setelah pembayaran paket selesai, agen perjalanan umrah resmi yang akan memproses permohonan visa ke otoritas Arab Saudi.
- Mengurus izin umrah: Sebelum keberangkatan, jemaah wajib memperoleh izin pelaksanaan umrah melalui aplikasi Nusuk. Tanpa izin ini, jemaah tidak diperkenankan melaksanakan ibadah umrah meski sudah memiliki visa yang sah.
- Berangkat ke Arab Saudi: Jika seluruh persyaratan sudah dipenuhi dan disetujui, jemaah dapat berangkat sesuai jadwal. Untuk kunjungan berikutnya dengan visa yang sama, seluruh persyaratan administrasi termasuk izin lewat Nusuk tetap wajib dipenuhi kembali.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Beberapa dokumen yang perlu disiapkan pemohon visa umrah multiple entry:
- Paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan sejak tanggal keberangkatan.
- Foto paspor terbaru dengan latar belakang putih.
- Bukti pemesanan tiket pulang-pergi atau tiket perjalanan lanjutan.
- Bukti reservasi hotel atau akomodasi.
- Jadwal atau rencana perjalanan (itinerary).
Estimasi Biaya Visa Umrah Multiple Entry
Besaran biaya bergantung pada paket layanan yang dipilih melalui Nusuk:
- Paket Standar: berkisar 2.000–2.684 dirham, atau sekitar Rp9,7 juta–Rp13 juta. Paket ini umumnya sudah mencakup visa, hotel, transportasi, asuransi, dan layanan dasar lainnya.
- Paket Mewah: berkisar 5.000–7.000 dirham, atau sekitar Rp24,3 juta–Rp34 juta, biasanya dengan hotel berbintang, transportasi premium, dan layanan tambahan.
- Pengurusan visa tanpa paket umrah: berkisar 300–600 dirham, atau sekitar Rp1,4 juta–Rp2,9 juta.
Perlu diingat, besaran biaya ini dapat berubah tergantung agen resmi yang digunakan, musim perjalanan, kategori hotel, serta layanan tambahan yang dipilih.
Catatan Penting
Pemerintah Arab Saudi mengingatkan bahwa visa akan otomatis dinonaktifkan setelah jemaah meninggalkan negara tersebut. Visa yang sama baru bisa digunakan kembali untuk perjalanan berikutnya setelah seluruh persyaratan administrasi termasuk pengurusan izin lewat Nusuk dipenuhi ulang.
Kehadiran visa umrah multiple entry ini menjadi angin segar bagi umat Islam yang ingin lebih leluasa merencanakan perjalanan ibadah sepanjang tahun, tanpa harus repot mengurus visa baru setiap kali berangkat. Meski begitu, jemaah tetap perlu memperhatikan syarat, dokumen, dan izin Nusuk yang wajib diurus di setiap perjalanan, agar ibadah umrah dapat berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.
Sumber : himpuh

